Kamis, 10 Februari 2011

Puisi

Bunda


Sepi menyelumuti hati
Saat jiwaku terbungkus dalam
Kehampaan
Yang sangat dalam
Engkau datang membawa pelita dalam
Kasihmu
Dan atau mereguk kehangatan rahim
Yang tersulam dari benang-benang
Pelangi
Bunda,
Sampai saat kaupun renta
Lelah merenungi hidup seorang diri
Kehangatan pelitamu yang tumpah
Dalam sujud dan zikir dan sujud-sujud
Panjang
Di sepertiga malam terakhir
Menumbuhkan benih-benih cinta
Menjadi bunga di atas perut sang waktu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar